Showing posts with label Printer. Show all posts
Showing posts with label Printer. Show all posts

Thursday

Cara memperbaiki printer Canon tidak keluar tinta


Inilah penyebab Cartidge tidak bisa keluar tinta setelah direfill atau isi ulang padahal sebelum diisi bisa untuk mencetak.

Setiap dua hari sekali saya biasa memakai printer untuk mencetak text pada media sticker label sebanyak 300 (tiga ratus lembar). Printer yang saya pergunakan adalah Canon iP2770 dengan setting print quality adalah Fast, tujuannya untuk menghemat tinta, dan setting Quiet mode / silent dengan tujuan untuk mengurangi suara berisik waktu mencetak karena saya biasa mencetak pada waktu malam hari.
Sekali pencetakan saya isi dengan 5 pack kertas sticker label atau berisi 35 lembar sticker. Jadi saya mencetak sebayak 35 lembar sekaligus, namun setiap akan mengisi kertas lagi saya beri jeda waktu kira-kira satu menit untuk kemudian mulai mencetak lagi. Di tengah-tengah proses mencetak, saya lihat ternyata kertas keluaran hasil cetakan kosong tidak keluar tulisan. Sempat saya kuatir kalau cartridge jebol lagi seperti kejadian yang lalu pernah saya alami akibat pencetakan tiada henti.
Saya coba cleaning satu kali kemudian dicoba untuk mencetak, masih belum keluar tinta. Kemudian dicoba untuk cleaning kedua kali dan dilanjutkan dengan mencetak. Dan...., waduh..! Ternyata hasil masih negatif belum ada tulisan pada kertas atau tinta tidak keluar.

Penanganan pertama saya buka cover printer atau penutup atas dan otomatis cartridge akan berpindah ke tengah, kemudian saya copot cartridge secara perlahan. Saya lihat cartridgenya, pada head nozzle atau lubang untuk penyemprotan tinta ternyata sedikit luber. Kemudian saya bersihkan secara hati-hati dengan kertas tissu, dan setelah bersih segera dipasang kembali ke printer. Jreeeng... akhinya tulisan bisa keluar, dan tidak mampet.
Tapi.., eh.. baru mencetak 5 lembar, lagi-lagi printer ngadat tidak keluar tinta lagi.
Akhirnya saya buka lagi penutup printer dan saya copot lagi cartridge-nya, saya lihat tinta menetes dari nozzlenya. Akhirnya saya bersihkan lagi dan lagi-lagi cuma bertahan sebentar cartidge sudah tidak bisa keluar tinta lagi.

Penyebab dari kerusakan tinta tidak keluar adalah :

1. Tinta refill mungkin sedikit encer sehingga spon dalam cartidge tidak bisa menyerap semua tinta dengan sempurna sehingga ada sedikit tinta yang bocor dan keluar dari cartridge melalui lubang nozzle, sehingga pada waktu proses mencetak, tinta tidak bisa menyemprot dengan lancar ke media kertas akibat terhalang oleh cairan tinta yang merembes di luar. Namun menurut saya tinta yang sedikit encer ini juga bagus bagi cartidge untuk terhindar dari kerusakan cartridge akibat penyumbatan yang disebabkan oleh menggumpalnya tinta yang kental.

2. Pengisian yang terlalu banyak akan menyebabkan tinta gampang banjir. Sebelumya saya refill cartidge dengan tinta sebanyak 12 ml. Namun kenyataannya baru diisi 10 ml sudah terasa penuh. Saya tidak berani  memaksa untuk mengisi penuh. Saya refill menggunakan toolkit pengisi cartridge dengan menyuntikkan tinta dari bawah cartridge bukan dari lubang atas. Tekanan suntikan harus diperhatikan jangan terlalu kuat tetapi secara perlahan kira-kira kecepatan 1 ml per 1 s/d 2 detik. Hal ini untuk menghindari jebolnya membran dalam cartridge akibat tekanan suntikan yang kuat.

3. Setiap kali habis mengisi ulang atau refill tinta, sebaiknya diamkan dahulu sekitar 10 menit sebelum digunakan untuk mencetak supaya tinta dalam cartridge menggenang rata dan mengalir turun ke leher nozzle dengan sempurna.

4. Apabila terlanjur diisi banyak tinta dan menjadi luber, maka sebaiknya disedot sedikit sampai dilihat tinta tidak menetes lagi dari mulut nozzle atau lubang keluaran tinta.

Setelah dilakukan 4 hal tersebut diatas, saatnya percobaan kedua saya mencetak 50 lembar tanpa henti akhirnya berhasil dapat mencetak dengan lancar, kemudian saya istirahatkan sekitar satu menit atau lebih dan kemudian saya lanjutkan lagi untuk mencetak.

Demikian pengalaman dari TUTOR HEBRING, semoga bermanfaat.




Wednesday

Printer lagi-printer lagi

Assalamualaikum Juragan !



Sudah lama saya tidak posting, ternyata ketika saya liat di statistik visitor sebagian besar cuma page view di artikel itu-itu saja yaitu pencarian tentang  :
Kalau saya lihat agan-agan yang browsing ini biasanya mau beli printer baru atau mungkin sudah pernah beli printer tetapi entah karena pemakaian atau hal lainnya printer tersebut sudah rusak. Sehingga agan-agan ini merasa kecewa dan merasa keliru atau salah dalam memilih printer. Mungkin agan-agan waktu beli printer pengennya segera punya karena mau segera dipakai jadi ketika ada penawaran atau mungkin ada saran dari orang dalam memilih printer, tanpa ba-bi-bu langsung saja dibeli itu printer. Alhasil akhirnya printer di dapat dan kemalanganpun ikut didapat pula. Maunya murah di muka tapi nyatanya mahal belakangan.

Kalau mau cermat melihat di sekeliling kita, pasti agan-agan bisa lihat dari banyak pengguna printer misalnya Tukang cetak foto, Tukang sablon kaos, Percetakan, kok kebanyakan mereka menggunakan printer Epson, memangnya kelebihannya apa sih? dan bukannya harganya mahal?. Trus kalau lihat Tukang ketik (jasa pengetikan) kok kebanyakan memakai printer Canon, kenapa ya?

Jadi, mungkin ini bisa dibaca lagi juragan :


Saya lihat agan-agan ini banyak yang ragu-ragu buat milih printer. Kalau menurut penerawangan saya dua merk tersebut sudah banyak pemakai setianya jadi bisa dibilang sudah dipercaya oleh banyak orang.

Sekali lagi saran saya printer merk apapun sebetulnya bagus karena sudah diuji oleh pabriknya sebelum dijual ke pembeli, cuma tinggal kitanya aja pinter-pinter dalam merawatnya.

Demikian Juragan, terima kasih sudah mampir atau mungkin terdampar di sini.





Saturday

Kelebihan dan kekurangan printer Canon Inkjet


Kelebihan dan kekurangan Printer Canon Inkjet

Banyak orang membeli Printer Canon untuk kebutuhan mencetak mereka.
Apa saja yang menjadi kelebihan dari printer ini hingga banyak orang memakainya mulai dari mahasiswa untuk sekedar mencetak skripsi, pemakaian perorangan, jasa pengetikan hingga dipakai oleh banyak perusahaan baik kecil maupun besar.

Kelebihan printer Canon inkjet

1. Hasil bagus
Dari segi kualitas hasil cetakan dari printer ini cukup bagus. Hasil cetakan sangat jelas khususnya untuk text, untuk mencetak foto hasilnya sangat bagus dan cerah.

2. Harga murah.
Printer ini memang harganya cukup murah. Per Maret 2015 ini yang termurah seharga ± Rp. 600 ribu, Sangat murah dibanding printer lain yang rata-rata harganya 2 atau 3 kali lipat dari printer ini.

3. Awet
Printer ini tergolong dalam printer yang sangat bandel mesinnya. Kebanyakan printer canon yang pernah saya lihat telah berusia tahunan bahkan ada yang sudah berusia puluhan tahun dan masih dipakai sampai sekarang.

4. Hemat
Pemakaian tinta printer Canon Inkjet sangatlah hemat, hal ini dikarenakan metode cleaning printer canon yang sangat efisien tidak membuang banyak tinta.

5. Kecepatan cetak
Proses mencetak printer canon Inkjet cukup cepat baik mode text maupun foto, lebih cepat dibandingkan dengan beberapa merk tertentu.

Kekurangan printer Canon inkjet

1. Hasil cetakan kurang alami
Pada hasil cetakan foto warnanya lebih mencolok dari pada di layar monitor, atau dapat dikatakan warna yang dihasilkan terlihat kurang natural dan kadang kala tidak sesuai dengan preview di komputer.

2. Cartridge gampang rusak
Cartridge printer Canon ini memang kurang berumur panjang dan gampang rusak terutama pada cartridge warna. Hal ini disebabkan oleh cartridge warna jarang sekali dipakai, kebanyakan hanya untuk mencetak text hitam saja sehingga cartridge warna rawan buntu/tersumbat. Selain itu karena memakai teknologi pemanas untuk menyemprot tinta, maka jika kehabisan tinta atau tinta tidak mengalir maka menimbulkan panas yang tinggi pada cartridge yang menjadi penyebab rusaknya IC dalam cartridge akibat terbakar sehingga tidak bisa menyemprotkan tinta, atau hasilnya jadi putus-putus padahal tidak buntu.

3. Harga Cartridge Mahal
Disebabkan head printer menyatu atau jadi satu dengan cartridge, apabila headnya rusak maka secara otomatis juga harus mengganti cartridge-nya. Harga dua Cartridge (Hitam dan warna) hampir sebanding dengan harga printer baru. Jadi jika kedua cartridge rusak maka kebanyakan pemakai lebih memilih membeli printer baru lagi daripada membeli cartridge saja.

4. Kurang cocok untuk modifikasi Infus.
Disebabkan ruangan dalam printer sempit maka apabila dipasang infus seringkali selang malah menyangkut sehingga sering muncul error : “General error”. Disamping itu cartridge canon memang didesain tidak untuk diisi ulang. Bukannya hemat yang didapat tetapi malah bisa merusak cartridge. Apabila memang bersikeras ingin memasang infus pada printer ini, maka tinta yang cocok dipakai adalah tinta Dye based dengan bahan dasar dari air.

Jadi kesimpulannya adalah pada dasarnya printer canon itu memang terkenal paling bandel dalam hal mesinnya tetapi untuk penggunaan cartridgenya sangat riskan sekali terjadi kerusakan disebabkan oleh pencetakan yang berlebih. Tentu saja semua merk printer mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri dan semua itu mempunyai keuntungan maupun kerugian bagi kita. Oleh karena itu apabila ingin membeli printer carilah yang sesuai dengan kebutuhan dan tersedianya dana kita.

printer paling bagus murah awet bandel

Demikian kelebihan dan kekurangan printer Canon Inkjet, semoga bermanfaat.

Sunday

Penyebab Cartridge printer canon cepat rusak hasil putus-putus

Inilah penyebab cartridge Printer Canon cepat rusak, hasil cetak jelek dan putus-putus.

hasil cetak putus-putus

Apakah anda mengalami hal tersebut di atas pada printer anda yaitu pada waktu mencetak ternyata hasilnya jelek putus-putus padahal printer atau cartridge masih baru.
Solusi pertama biasanya dilakukan head cleaning dan masalah sudah bisa teratasi, jika belum berhasil juga maka dilakukan upaya deep cleaning.

Namun jika sudah dilakukan head cleaning ataupun deap cleaning berulang kali hasilnya masih jelek dan putus-putus, maka kemungkinan besar inilah penyebabnya :

1. Masalah aliran tinta

Jika menggunakan tinta infus maka kemungkinannya adalah tinta tidak mengalir dari selang menuju cartridge, penyebabnya bisa karena selang bocor, terlipat, seal karet/knie pada cartridge tidak rapat sehingga udara bisa masuk menyebabkan tinta dalam tangki tidak dapat tersedot masuk ke dalam cartridge melalui selang, solusinya cek selang infus pastikan tidak ada yang bocor atau kemasukan angin. Pastikan tinta dapat mengalir ke cartridge dengan lancar dan tidak berbalik mengalir kembali ke tangki.
Kemungkinan kedua yaitu tutup tangki tinta belum dibuka, pada setiap tabung warnanya ada dua bilik yaitu bilik besar untuk mengisi tinta dengan tutup besar, dan bilik kecil untuk sirkulasi udara dengan tutup kecil. Tutuplah lubang besar dan biarkan lubang kecil tetap terbuka, Awas! jangan terbalik.

2. Kualitas tinta
Kualitas tinta sangat berpengaruh terhadap keawetan cartridge printer. Tinta yang tidak berkualitas bisa menyebabkan kerusakan pada nozzle head / lubang penyemprot tinta. Tinta yang terlalu kental biasanya akan mengendap menjadi gumpalan dan menutupi lubang semprot. Sedangkan tinta yang terlalu cair akan dengan mudah keluar dari lubang semprot walaupun printer dalam keadaan mati, sehingga mengakibatkan printer kebanjiran tinta. Ini sangat berbahaya karena jika tinta mengenai bagian logam yang teraliri listrik bisa mengakibatkan konsleting dan kerusakan yang ditimbulkan bukan hanya pada cartridge saja tetapi bisa merusak mesin printer itu sendiri.

3. Head sudah rusak
Untuk printer Canon ini head printer jadi satu dengan cartridge, jadi jika headnya rusak maka secara otomatis harus mengganti cartridge. Kebanyakan kerusakan head disebabkan oleh tinta juga. Perlu diketahui bahwa printer Canon menggunakan sistem pemanas untuk menyemprotkan tinta. Jadi tinta dalam cartidge juga berfungsi sebagai pendingin. Jika tinta dalam cartridge sampai kosong dan kondisi tetap dipakai untuk mencetak maka akan terjadi overheating pada cartridge mengakibatkan IC atau chip di dalamnya bisa terbakar. Jika IC sudah terbakar, cartridge tidak akan bisa menyemprotkan tinta lagi atau jika keluar tinta maka hasilnya putus-putus. Itulah penyebab kenapa cartridge yang tidak buntu namun saat dipakai untuk mencetak tintanya tidak keluar.

Demikian penyebab Cartridge Canon masih baru cepat rusak hasil cetak jelek dan putus-putus, sesuai pengalaman TUTOR HEBRING.

Tuesday

Kelebihan dan kekurangan Printer Epson Inkjet


Printer Epson Inkjet L110

Perusahaan kecil dan besar, desain grafis, Percetakan, perorangan, kebanyakan dari mereka menggunakan printer Epson Inkjet.

Apa saja kelebihan dan kekurangan dari printer ini hingga banyak yang memakai printer ini, berikut alasannya :

Kelebihan printer Epson Inkjet

1. Hasil cetak
Dari segi kualitas hasil cetakan dari printer ini sangat bagus. Hasil cetakan sangat jelas baik untuk mencetak text, grafis ataupun untuk mencetak foto hasilnya sangat bagus, dengan menerapkan teknologi Micropiezo yang memungkinkan untuk mengeluarkan tetesan tinta dengan ukuran tinta yang berbeda sehingga gradasi warna akan lebih halus.

2. Head printer Awet
Head printer pada jenis printer Epson ini terpisah dengan Cartridge sehingga apabila mencabut cartridge tidak akan mencabut head printernya. Head printer Epson sangat awet asalkan printer sering dipakai minimal 2 hari sekali supaya tinta di dalam head tidak kering yang dapat menyebabkan penyumbatan pada lubang nozzle yang dikenal dengan istilah head buntu. Disamping itu karena Head printer menggunakan teknologi membran untuk memompa tinta keluar maka proses cetak tidak membuat panas head sehingga awet.

3. Infus dari pabrikan
Jika kebanyakan printer merk lain belum ada infus dari pabrikannya, maka printer Epson inkjet ini mulai seri L sudah diproduksi dengan sistem infus dari pabrikannya sehingga pemakai tidak perlu repot untuk melakukan modifikasi pemasangan infus sendiri yang biasanya garansi akan hilang. Dengan sistem infus ini pemakai tinggal melakukan isi ulang tinta dengan tinta orginal yang sudah disediakan oleh pihak Epson.

4. Bisa direfill dengan berbagai tipe tinta.
Jika printer Epson masih model lama yaitu belum menggunakan sistem infus, maka hal itu bisa diatasi dengan menambahkan infus sendiri, dan karena head menggunakan metode membran untuk memompa tinta keluar, maka printer ini cocok untuk diisi ulang atau direfill dengan tinta type Dye base, Sublim, Pigmen, dan lain-lain karena proses mencetak tidak membuat head panas melainkan tetap dingin sehingga tidak mengakibatkan tinta mengering.

Kekurangan printer Epson Inkjet

1. Harga mahal
Harga printer Epson terbilang cukup mahal dibandingkan dengan printer-printer sekelas dari merk lainnya. Harganya bisa lebih mahal dua kali lipat atau lebih dari merk lain.

2. Proses mencetak lama
Proses mencetak printer Epson memang relatif lebih lama dibandingkan dengan kecepatan cetak dari beberapa printer merk lainnya. Namun kekurangan ini telah ditebus dengan hasil cetakan yang sangat bagus sekali dengan sebutan printer dengan kualitas foto.

3. Sering mampet atau hasil cetak tidak bagus / putus-putus
Pada printer Epson yang dimodif infus jika berhari-hari tidak digunakan maka rawan kemasukan angin di selang infusnya yang akibatnya tinta akan bercampur udara sehingga saat mencetak tidak keluar gambar, hal ini terjadi karena tinta yang disemprotkan dari head printer pada media cetak (kertas) bukan tinta saja tetapi bercampur udara kosong sehingga hasil cetak tidak keluar atau mungkin putus-putus.

Demikian kelebihan dan kekurangan printer Epson inkjet versi Tutor Hebring.




Thursday

Ink cartridges cannot be recognized

Saat sedang mencetak tiba-tiba printer blink merah dan muncul pesan error di komputer bahwa Ink Cartridge Cannot be recognized.
Pengalaman ini terjadi pada waktu mencetak dengan printer Epson T20E, dalam kondisi komputer hidup kemudian printer dihidupkan. Tidak perlu panik dan berfikir bahwa printer sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki kerusakan printer itu sendiri tanpa harus kita service ke luar.

Ink cartidges cannot be recognized

Pesan error tersebut mengindikasikan bahwa Cartridge yang terpasang tidak dapat terbaca oleh printer.
Berikut adalah cara memperbaiki error blink dan pada Printer Epson Stylus, yaitu sebagai berikut :

1. Apabila pesan error message menampilkan tanda silang di semua cartridge seperti gambar di atas maka kemungkinan kerusakan adalah disebabkan oleh cartridge tidak terpasang dengan benar. adapun solusinya adalah sebagai berikut :
Tekan tombol nyala merah (resume) sebelah tombol power, maka cartridge akan bergerak ke mode penggantian cartridge. Copot cartridge dengan cara mlepas dari rumahnya tidak perlu diangkat keluar dari printer, cukup tarik naik sedikit ± 2 cm dari posisinya dengan menekan pengait pada masing-masing cartridge yang penting chips cartridge lepas dari socketnya, kemudian pasang lagi dan tekan tombol resume, tunggu sebentar printer akan menginisialisasi dan akan bergerak ke posisi parkir di sebelah kanan, jika berhasil maka lampu merah akan mati tinggal lampu hijau yang menyala, dan printer siap dipakai untuk mencetak.

2. Apabila hanya satu dua dua cartridge yang ada tanda silang maka kerusakan adalah disebabkan oleh sensor tinta mengartikan cartridge warna tertentu sudah habis, solusinya adalah :
Tekan tombol nyala merah (resume) sebelah tombol power, maka cartridge akan bergerak ke mode penggantian cartridge. Apabila printer sudah memakai cartridge infus mudifikasi yang memakai tombol reset maka caranya tekan tombol reset kecil yang ada di cartidge selama ± 5 detik, lepaskan kemudian tekan tombol resume sebelah tombol power. Kalau berhasil printer akan ke posisi parkir, lampu merah akan mati dan printer siap dipakai lagi.

3. Bila cara satu dan dua belum berhasil maka coba cara ketiga yaitu dengan mereset cartridge menggunakan software pihak ketiga.
Resetlah menggunakan sofware Resetter printer, carilah di internet lewat google dan download sesuai dengan type printer anda.

4. Bila cara pertama sampai ketiga belum berhasil lagi maka kemungkinan kerusakan adalah pada kabel fleksibel cartridge yang berada di dalam printer, solusinya adalah dengan cara membongkar printer.
Anda harus mengecek kabel head printer apakah sudah terpasang dengan benar, ada kalanya jika kita sering mencopot kabel head printer maka ujung kabel data akan mengelupas atau sobek. Jika kita tancapkan ke socket head tidak akan terhubung dengan benar sehingga akan muncul error cartridge tidak terdetect.
Cek kabel data apakah konslet atau tidak, biasanya konslet diakibatkan oleh kebanjiran tinta. Bongkar head printer bersihkan pinnya kemudian pasang lagi. Cek Fuse atau sekring di mainboard apakah putus atau tidak, ganti fusenya (bisa diganti dengan 1 kabel serabut atau ganti dengan fuse biasa 0.2 A tetapi harus dimodif supaya dapat terpasang misalnya ditambah kabel panjang dan ujungnya dipasang sekring , sehingga apabila putus lagi tidak perlu bongkar mainboarnya tetapi tinggal pasang sekringnya saja).

Demikian tutorial Ink Cartridge Cannot be recognized dari TUTOR HEBRING, semoga bermanfaat.

Monday

Memperbaiki Printer Mati total

printer mati

Jika anda mengalami, ketika akan mengeprint dan kita tekan tombol Power di printer ternyata printer tidak menyala atau bahkan cuma menyala sedetik kemudian mati lagi.
Pertama saya pikir kabelnya saja kurang pas di socketnya, setelah saya coba memasang ulang kabel powernya kemudian saya coba untuk menghidupkan printernya lagi tetapi tetap saja printer tidak mau hidup. Saya coba lagi mengganti dengan kabel power baru atau mengencangkannya tapi hasilnya sama yaitu printer tidak mau hidup. Saya pikir mungkin printernya rusak dan tidak bisa dipakai lagi, solusinya adalah kita bisa memperbaiki sendiri tanpa harus dibawa ke tukang service.
Permasalahan atau kerusakan yang terjadi pada kasus ini adalah :

1. Jika Printer tidak mau nyala atau lampu power tidak menyala sama sekali atau istilahnya mati total, maka kebanyakan yang rusak adalah Dioda di dalam mainboardnya. Dioda ini bentuknya kotak persegi warna hitam ukurannya ± 2 mm x 7 mm seperti ini : Dioda SS16 cocok bila diganti dengan Dioda seri SS16.
Sebelum diganti maka sebaiknya ditest dulu dengan multitester, pilih VDC (untuk mengetes Volt arus searah).
Pin tester positif hubungkan dengan ujung dioda dengan tanda garis putih dan pin negatif tester hubungan ujung dioda satunya. Lihat di multitester seharusnya jarum meter bergerak. Kemudian pin tester kita balik yaitu pin negatif tester hubungkan dengan ujung dioda warna garis putih dan pin positif tester hubungkan pada ujung dioda satunya, lihat di jarum meter seharusnya diam atau tidak bergerak. Jika hasilnya seperti itu maka dioda masih normal dan bagus. Jika dites bolak balik ternyata jarum meter bergerak semua maka menandakan bahwa dioda telah rusak.
Perhatian! : Jangan mengganti dioda yang rusak ini dengan Dioda silinder biasa karena walaupun printer bisa nyala pada akhirnya akan merusak komponen lainnya. Biasanya komponen yang akan rusak adalah IC motor yang biasanya akan keluar bunyi mencicit dan kalau sudah parah maka mainboard yang akan terbakar.


2. Jika Printer mau menyala tetapi cuma 1 detik kemudian mati lagi maka yang rusak adalah Power Supply. Penyebabnya adalah listrik bisa masuk dan menghidupkan lampu power, tetapi kemudian tegangannya drop sehingga printer mati lagi. Saya pernah mengalami hal seperti ini, dan pada kasus ini solusinya adalah saya mengganti dengan Power Supply Printer C90 cocok untuk Epson C90/T11/T20E bentuknya seperti ini :
Power Supply printer epson C90

Setelah diganti akhirnya..... Jreng...jreng....! Printer bisa menyala dan siap dipakai lagi.
Demikian, semoga bermanfaat.

Artikel lain yang berhubungan :

Printer paling bagus murah awet dan bandel
Rahasia printer awet pemakaian puluhan tahun
Solusi Cartridge cannot be recognized



Rahasia printer awet puluhan tahun

printer epson inkjet

Inilah rahasia printer supaya awet dipakai untuk mencetak sampai puluhan tahun seperti pengalaman saya memakai printer legendaris ini.
Salah satu printer Andalan saya setelah printer type lainnya yang saya miliki dan masih dipakai sampai tahun 2015 ini adalah  PRINTER EPSON C45, kenapa printer ini? bukankah printer ini sudah kuno karena masih memakai 4 warna saja yaitu C,M,Y,B atau Biru, Merah, Kuning, hitam. dan mempunyai sedikit head nozzle yaitu 48 Nozzels (Black)
3 x 15 nozzels (Cyan, Magenta, Yellow) serta resolusi masih kecil yaitu 2880 x 720.
Baiklah, alasannya adalah saya membeli printer ini pada tahun 2004 seharga Rp. 550.000,- dan masih saya pakai sampai saat ini tahun 2015. Bayangkan berapa tahun umur printer ini? ya..!. sudah berumur 11 tahun.!
Pasti jarang dipakai pantas saja awet. Oh ya.! benarkah!?. Salah satu ciri printer inkjet adalah kalau tidak rutin dipakai maka headnya akan buntu jadi tidak bisa buat mengeprint lagi atau rusak. Saya rutin memakai printer ini buat mengeprint text saja. Sebulan saya mencetak sebanyak 3000 lembar lebih, jadi rata-rata per hari adalah 100 lembar. Yah.. bukan jumlah yang sedikit.
Namun tidak setiap hari saya mencetak, tetapi rata-rata setiap 2 sampai 4 hari sekali saya mencetak. Jadi kalau setiap 2 hari sekali saya mencetak maka sekali cetak adalah sebanyak 200 lembar, kalau setiap 4 hari sekali saya mencetak maka sekali cetak adalah sebanyak 400 lembar dan bahkan saya mencetaknya tanpa henti. Tentunya dari tahun 2004 s/d 2015 tidak semulus itu pasti ada masalah-masalah antara lain Ngeblink atau lampu merah berkedip, Cartridge cannot be recognized, dan masalah lainnya dan bisa saya perbaiki semuanya sendiri, kecuali pernah sekali harus ganti cartridge karena rusak seharga Rp. 175.000,- dan saya baru tahu beberapa waktu kemudian kalau ada dijual terpisah chipnya saja yang harganya cuma Rp. 30.000,- namun karena sudah terlanjur beli ya sudahlah, toh sudah menghasilkan banyak uang dari printer ini selama 11 tahun, sudah menghasilkan puluhan juta rupiah.
Saya hitung saja pendapatan bersih perbulan dari printer ini Rp. 500.000,-.  Jadi perhitungannya Rp. 500.000 x 12 bulan x 11 tahun = Rp. 66.000.000,- (enam puluh enam juta rupiah). Wow..Jumlah yang cukup besar jika uangnya terkumpul dan tidak digunakan, hehehe.

Rahasia agar printer awet pemakaian hingga puluhan tahun adalah kita harus sering memakai untuk mencetak, jadi kalau jarang dipakai buat mencetak bisa mengakibatkan head menjadi buntu akibat tinta mengering. Oleh karena itu maka minimal setiap dua hari sekali kita harus mengeprint satu lembar. Bila tidak ada yang perlu dicetak maka lakukanlah head cleaning, fungsinya untuk menghindari lobang nozzle dari penyumbatan.
Cara melakukan head cleaning bisa melalui menu Maintenance Head cleaning pada menu printer properties.

Saya bagikan juga pengalaman saya memakai beberapa merk printer ternama, yang akhirnya dapat menjawab beberapa pertanyaan dari para pengunjung blog mengenai pencarian tentang :

Printer paling awet dan murah
Printer paling bagus tahan lama
Printer paling bandel dan murah
printer paling murah
Printer paling cepat
Printer paling hemat

Berikut jawabannya, info selengkapnya kunjungi link di bawah ini :

http://tutorhebring.blogspot.com/2015/01/printer-paling-bagus-murah.html

NB: Sejak April 2015 Printer Epson C45 milik saya sudah dipensiunkan gan, sekarang saya memakai printer Canon iP2770 tanpa infus, sehari untuk mencetak 300 lembar berisi text saja.

Kenapa saya ganti printer yang sebelumnya printer Epson menjadi Canon, berikut alasannya :
Kelebihan dan kekurangan printer Canon

Demikian tutor "Rahasia Printer Awet puluhan tahun" sekaligus pengalaman dari saya, semoga bermanfaat.

Terima kasih.

Thursday

Printer Paling Bagus Murah Awet dan Bandel

Printer Paling Bagus Murah Awet dan Bandel

Inilah Printer paling bagus, murah, awet dan bandel versi TUTOR HEBRING.


Kalau membahas tentang printer apa yang paling bagus, awet, bandel dipakai untuk keperluan pribadi atau kantor sekedar untuk mencetak laporan, maka jawabannya adalah relatif. Ibarat Sepeda motor kita dihadapkan pada banyak pilihan merk, cc, dan model. Bila disuruh memilih pasti jawabannya berbeda-beda dan semua itu tergantung kepada selera.
Untuk masalah printer ini tentu tidak jauh berbeda juga, setiap orang pasti punya selera masing-masing. Jika Anda bingung dengan printer apa yang akan dibeli, maka berikut adalah beberapa pertimbangan bagi anda untuk memilih printer apa yang sebaiknya dipakai :


1. Jika anda membutuhkan printer dengan kecepatan tinggi dan Intensitas tinggi maka pilihan terbaik adalah printer Laserjet. Untuk pilihan merk saya lihat tidak banyak perbedaan dalam segi kualitasnya, karena printer laserjet ini hampir kebanyakan mesinnya kuat dan cartridge-nya bisa dipakai atau cocok untuk merk lain. Biasanya bagian yang lebih sering cepat rusak atau aus pada printer laserjet ini adalah bagian drum di dalam cartridgenya akibat pemakaian dan panas yang dihasilkan dari proses mencetak. Seperti yang saya lihat di kantor saya, Cartridge dengan toner penuh (tinta bubuk)  bisa untuk mencetak ± 500~800 lembar, namun biasanya setiap 3 (tiga) kali refill atau isi ulang maka drum sudah mulai aus sehingga sebaiknya diganti, karena kalau tidak diganti maka hasilnya akan bergaris-garis seperti berbayang.
Untuk kisaran harga printer Laserjet adalah Rp. 900.000,- hingga jutaan rupiah. Biaya refill cartridge besar ± Rp. 80.000,- dan cartridge kecil Rp. 60.000, untuk penggantian drum sekitar Rp. 80.000,-.
Di kantor saya, printer Laserjet yang dipakai adalah merk HP dan Canon. Untuk merk HP kelebihannya bisa menambah ukuran kertas Folio lewat menu setup, dan bisa disharing via LAN tanpa masalah. Sedangkan untuk printer Canon LBP-2900 saya lihat tidak ada pilihan kertas Folio dan tidak bisa bikin custom paper size di menu setup dan kalau disharing dalam jaringan pada beberapa kasus seringnya malah jadi lambat atau no respon, tetapi setelah dimatikan dulu barulah bisa dipakai lagi buat mencetak via jaringan LAN.

2. Jika membutuhkan printer dengan frekuensi mencetak sedikit dan kurang membutuhkan kecepatan tinggi, maka pilihan jatuh pada printer Inkjet dengan tinta cair.
Harga printer inkjet ini harganya tidak terpaut jauh dengan printer laserjet sekitar Rp. 600.000,- sampai jutaan rupiah.
  • Pilihan pertama jika mencari printer Inkjet dengan harga di bawah 1 juta maka yang bisa didapat adalah merk Canon. Di kantor saya juga memakai printer Canon iP2770 sudah diinfus. Kecepatan mencetak printer ini cukup bagus, lebih bagus dari pada kecepatan cetak printer Epson Inkjet. Hanya saja dalam beberapa bulan saja cartridge sudah mulai rusak hasil bergaris-garis mungkin karena salah dalam pemakaian, sudah dilakukan upaya head cleaning tetap saja tidak berhasil. Solusinya harus ganti Cartridge. Harga Cartridge hitam ± Rp. 150.000,- dan cartridge warna ± Rp. 250.000,-. Jadi apabila ganti 2 cartridge keluar dana Rp. 400.000,- cuma terpaut Rp. 200.000,- dari harga Printer barunya. Kalau menurut saya pihak Canon ini kelihatannya berfokus pada penjualan cartridge bukan ke printernya, karena mesinnya sangat awet digunakan bertahun-tahun, sedangkan cartridge-nya cepat rusak.
          penyebab cartridge printer canon cepat rusak
  • Pilihan kedua adalah merk Epson. Printer Epson Inkjet dengan Seri C dan T belum memiliki sistem infus dari pabriknya jadi biasanya dimodifikasi infus sendiri. Sejak keluar seri L sudah ada sistem infus dari pabriknya.  Harga printer ini semakin mahal yaitu lebih dari 1,5 juta rupiah. Hasil yang didapat dari cetakan printer ini patut diacungi jempol, resolusinya cukup tinggi dan hasilnya bagus dan halus. Head printer ini terpisah dengan cartridge, sehingga apabila headnya rusak maka cukup diganti headnya saja. Perlu diketahui bahwa harga headnya juga cukup mahal, untuk tipe printer 4 warna sekitar Rp. 500.000,-. Namun jangan kuatir karena kelebihan printer ini adalah headnya cukup awet. Dan seperti pengalaman saya di kantor juga memakai printer Epson seri  L210. Printer ini digenjot untuk mencetak text sebanyak 500 lembar per hari, per bulan sampai 15.000 lembar, Hebat !!. Kalau menurut saya pihak Epson ini kelihatannya berfokus pada penjualan tinta isi ulangnya yang harganya ± 100.000,- per botol isi 70 ml. Kalau dihitung biaya cetak per lembar adalah Rp. 100.000,- bisa mencetak 4.000 lembar, maka biaya per cetak adalah Rp. 25 (dua puluh lima rupiah). Sangat murah sekali dibandingkan dengan biaya operasional printer laserjet. Bagian atau Spare Part dari printer ini yang cepat aus dan rusak adalah roll penarik kertas. Biasanya kalau sering dipakai mencetak  lebih dari 20.000 lembar rollnya mulai aus. Harga roller penarik kertas ± Rp. 50.000,- ~ Rp. 75.000,- belum termasuk ongkos pasang. Kalau termasuk ongkos pasang harganya lebih dari seratus ribuan.
Kelebihan dan kekurangan Printer Epson Inkjet

Kalau menurut saya pribadi, saya lebih memilih Printer Epson seperti pengalaman saya terdahulu yang pernah saya tulis di artikel Rahasia Printer awet puluhan tahun  (NB : mulai minggu kemarin printer andalan tersebut sudah saya istirahatkan karena sudah rusak dengan tutup usia 10 tahun ).

Namun perlu dipertimbangkan juga untuk Printer Canon juga cukup bagus karena saya pribadi juga memakai printer Canon type iP2770 tidak diinfus. Saya pergunakan untuk mencetak sedikit-sedikit kira-kira 20 halaman saya istirahatkan dulu sejenak sekitar setengah sampai 1 menit baru dipergunakan untuk mencetak lagi, mengingat pengalaman saya dulu pernah memakai printer Canon dipaksa mencetak ratusan lembar tanpa henti, ternyata belum ada sebulan cartirdge sudah rusak karena overheating. Cara mencegah Overheating pada cartridge adalah dengan mengistirahatkan printer sejenak untuk mendinginkan cartridge. Hasilnya printer saya sudah mencetak ribuan lembar dan kondisi cartridge masih bagus.Saya mengisi ulang cartridge tidak dengan disuntik dari lobang atas tetapi saya isi menggunakan Cartridge Toolkit yaitu alat pengisi dan penyedot cartridge seharga 30 ribu rupiah, diisi dari bawah pada lobang nozzle.

Semoga sedikit info di atas dapat membantu anda sebagai pertimbangan untuk memilih printer apa yang ingin anda pakai.

Demikian info dari TUTOR HEBRING semoga bermanfaat.