Showing posts with label Repair Printer. Show all posts
Showing posts with label Repair Printer. Show all posts

Thursday

Cara memperbaiki printer Canon tidak keluar tinta


Inilah penyebab Cartidge tidak bisa keluar tinta setelah direfill atau isi ulang padahal sebelum diisi bisa untuk mencetak.

Setiap dua hari sekali saya biasa memakai printer untuk mencetak text pada media sticker label sebanyak 300 (tiga ratus lembar). Printer yang saya pergunakan adalah Canon iP2770 dengan setting print quality adalah Fast, tujuannya untuk menghemat tinta, dan setting Quiet mode / silent dengan tujuan untuk mengurangi suara berisik waktu mencetak karena saya biasa mencetak pada waktu malam hari.
Sekali pencetakan saya isi dengan 5 pack kertas sticker label atau berisi 35 lembar sticker. Jadi saya mencetak sebayak 35 lembar sekaligus, namun setiap akan mengisi kertas lagi saya beri jeda waktu kira-kira satu menit untuk kemudian mulai mencetak lagi. Di tengah-tengah proses mencetak, saya lihat ternyata kertas keluaran hasil cetakan kosong tidak keluar tulisan. Sempat saya kuatir kalau cartridge jebol lagi seperti kejadian yang lalu pernah saya alami akibat pencetakan tiada henti.
Saya coba cleaning satu kali kemudian dicoba untuk mencetak, masih belum keluar tinta. Kemudian dicoba untuk cleaning kedua kali dan dilanjutkan dengan mencetak. Dan...., waduh..! Ternyata hasil masih negatif belum ada tulisan pada kertas atau tinta tidak keluar.

Penanganan pertama saya buka cover printer atau penutup atas dan otomatis cartridge akan berpindah ke tengah, kemudian saya copot cartridge secara perlahan. Saya lihat cartridgenya, pada head nozzle atau lubang untuk penyemprotan tinta ternyata sedikit luber. Kemudian saya bersihkan secara hati-hati dengan kertas tissu, dan setelah bersih segera dipasang kembali ke printer. Jreeeng... akhinya tulisan bisa keluar, dan tidak mampet.
Tapi.., eh.. baru mencetak 5 lembar, lagi-lagi printer ngadat tidak keluar tinta lagi.
Akhirnya saya buka lagi penutup printer dan saya copot lagi cartridge-nya, saya lihat tinta menetes dari nozzlenya. Akhirnya saya bersihkan lagi dan lagi-lagi cuma bertahan sebentar cartidge sudah tidak bisa keluar tinta lagi.

Penyebab dari kerusakan tinta tidak keluar adalah :

1. Tinta refill mungkin sedikit encer sehingga spon dalam cartidge tidak bisa menyerap semua tinta dengan sempurna sehingga ada sedikit tinta yang bocor dan keluar dari cartridge melalui lubang nozzle, sehingga pada waktu proses mencetak, tinta tidak bisa menyemprot dengan lancar ke media kertas akibat terhalang oleh cairan tinta yang merembes di luar. Namun menurut saya tinta yang sedikit encer ini juga bagus bagi cartidge untuk terhindar dari kerusakan cartridge akibat penyumbatan yang disebabkan oleh menggumpalnya tinta yang kental.

2. Pengisian yang terlalu banyak akan menyebabkan tinta gampang banjir. Sebelumya saya refill cartidge dengan tinta sebanyak 12 ml. Namun kenyataannya baru diisi 10 ml sudah terasa penuh. Saya tidak berani  memaksa untuk mengisi penuh. Saya refill menggunakan toolkit pengisi cartridge dengan menyuntikkan tinta dari bawah cartridge bukan dari lubang atas. Tekanan suntikan harus diperhatikan jangan terlalu kuat tetapi secara perlahan kira-kira kecepatan 1 ml per 1 s/d 2 detik. Hal ini untuk menghindari jebolnya membran dalam cartridge akibat tekanan suntikan yang kuat.

3. Setiap kali habis mengisi ulang atau refill tinta, sebaiknya diamkan dahulu sekitar 10 menit sebelum digunakan untuk mencetak supaya tinta dalam cartridge menggenang rata dan mengalir turun ke leher nozzle dengan sempurna.

4. Apabila terlanjur diisi banyak tinta dan menjadi luber, maka sebaiknya disedot sedikit sampai dilihat tinta tidak menetes lagi dari mulut nozzle atau lubang keluaran tinta.

Setelah dilakukan 4 hal tersebut diatas, saatnya percobaan kedua saya mencetak 50 lembar tanpa henti akhirnya berhasil dapat mencetak dengan lancar, kemudian saya istirahatkan sekitar satu menit atau lebih dan kemudian saya lanjutkan lagi untuk mencetak.

Demikian pengalaman dari TUTOR HEBRING, semoga bermanfaat.




Sunday

Penyebab Cartridge printer canon cepat rusak hasil putus-putus

Inilah penyebab cartridge Printer Canon cepat rusak, hasil cetak jelek dan putus-putus.

hasil cetak putus-putus

Apakah anda mengalami hal tersebut di atas pada printer anda yaitu pada waktu mencetak ternyata hasilnya jelek putus-putus padahal printer atau cartridge masih baru.
Solusi pertama biasanya dilakukan head cleaning dan masalah sudah bisa teratasi, jika belum berhasil juga maka dilakukan upaya deep cleaning.

Namun jika sudah dilakukan head cleaning ataupun deap cleaning berulang kali hasilnya masih jelek dan putus-putus, maka kemungkinan besar inilah penyebabnya :

1. Masalah aliran tinta

Jika menggunakan tinta infus maka kemungkinannya adalah tinta tidak mengalir dari selang menuju cartridge, penyebabnya bisa karena selang bocor, terlipat, seal karet/knie pada cartridge tidak rapat sehingga udara bisa masuk menyebabkan tinta dalam tangki tidak dapat tersedot masuk ke dalam cartridge melalui selang, solusinya cek selang infus pastikan tidak ada yang bocor atau kemasukan angin. Pastikan tinta dapat mengalir ke cartridge dengan lancar dan tidak berbalik mengalir kembali ke tangki.
Kemungkinan kedua yaitu tutup tangki tinta belum dibuka, pada setiap tabung warnanya ada dua bilik yaitu bilik besar untuk mengisi tinta dengan tutup besar, dan bilik kecil untuk sirkulasi udara dengan tutup kecil. Tutuplah lubang besar dan biarkan lubang kecil tetap terbuka, Awas! jangan terbalik.

2. Kualitas tinta
Kualitas tinta sangat berpengaruh terhadap keawetan cartridge printer. Tinta yang tidak berkualitas bisa menyebabkan kerusakan pada nozzle head / lubang penyemprot tinta. Tinta yang terlalu kental biasanya akan mengendap menjadi gumpalan dan menutupi lubang semprot. Sedangkan tinta yang terlalu cair akan dengan mudah keluar dari lubang semprot walaupun printer dalam keadaan mati, sehingga mengakibatkan printer kebanjiran tinta. Ini sangat berbahaya karena jika tinta mengenai bagian logam yang teraliri listrik bisa mengakibatkan konsleting dan kerusakan yang ditimbulkan bukan hanya pada cartridge saja tetapi bisa merusak mesin printer itu sendiri.

3. Head sudah rusak
Untuk printer Canon ini head printer jadi satu dengan cartridge, jadi jika headnya rusak maka secara otomatis harus mengganti cartridge. Kebanyakan kerusakan head disebabkan oleh tinta juga. Perlu diketahui bahwa printer Canon menggunakan sistem pemanas untuk menyemprotkan tinta. Jadi tinta dalam cartidge juga berfungsi sebagai pendingin. Jika tinta dalam cartridge sampai kosong dan kondisi tetap dipakai untuk mencetak maka akan terjadi overheating pada cartridge mengakibatkan IC atau chip di dalamnya bisa terbakar. Jika IC sudah terbakar, cartridge tidak akan bisa menyemprotkan tinta lagi atau jika keluar tinta maka hasilnya putus-putus. Itulah penyebab kenapa cartridge yang tidak buntu namun saat dipakai untuk mencetak tintanya tidak keluar.

Demikian penyebab Cartridge Canon masih baru cepat rusak hasil cetak jelek dan putus-putus, sesuai pengalaman TUTOR HEBRING.

Thursday

Ink cartridges cannot be recognized

Saat sedang mencetak tiba-tiba printer blink merah dan muncul pesan error di komputer bahwa Ink Cartridge Cannot be recognized.
Pengalaman ini terjadi pada waktu mencetak dengan printer Epson T20E, dalam kondisi komputer hidup kemudian printer dihidupkan. Tidak perlu panik dan berfikir bahwa printer sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki kerusakan printer itu sendiri tanpa harus kita service ke luar.

Ink cartidges cannot be recognized

Pesan error tersebut mengindikasikan bahwa Cartridge yang terpasang tidak dapat terbaca oleh printer.
Berikut adalah cara memperbaiki error blink dan pada Printer Epson Stylus, yaitu sebagai berikut :

1. Apabila pesan error message menampilkan tanda silang di semua cartridge seperti gambar di atas maka kemungkinan kerusakan adalah disebabkan oleh cartridge tidak terpasang dengan benar. adapun solusinya adalah sebagai berikut :
Tekan tombol nyala merah (resume) sebelah tombol power, maka cartridge akan bergerak ke mode penggantian cartridge. Copot cartridge dengan cara mlepas dari rumahnya tidak perlu diangkat keluar dari printer, cukup tarik naik sedikit ± 2 cm dari posisinya dengan menekan pengait pada masing-masing cartridge yang penting chips cartridge lepas dari socketnya, kemudian pasang lagi dan tekan tombol resume, tunggu sebentar printer akan menginisialisasi dan akan bergerak ke posisi parkir di sebelah kanan, jika berhasil maka lampu merah akan mati tinggal lampu hijau yang menyala, dan printer siap dipakai untuk mencetak.

2. Apabila hanya satu dua dua cartridge yang ada tanda silang maka kerusakan adalah disebabkan oleh sensor tinta mengartikan cartridge warna tertentu sudah habis, solusinya adalah :
Tekan tombol nyala merah (resume) sebelah tombol power, maka cartridge akan bergerak ke mode penggantian cartridge. Apabila printer sudah memakai cartridge infus mudifikasi yang memakai tombol reset maka caranya tekan tombol reset kecil yang ada di cartidge selama ± 5 detik, lepaskan kemudian tekan tombol resume sebelah tombol power. Kalau berhasil printer akan ke posisi parkir, lampu merah akan mati dan printer siap dipakai lagi.

3. Bila cara satu dan dua belum berhasil maka coba cara ketiga yaitu dengan mereset cartridge menggunakan software pihak ketiga.
Resetlah menggunakan sofware Resetter printer, carilah di internet lewat google dan download sesuai dengan type printer anda.

4. Bila cara pertama sampai ketiga belum berhasil lagi maka kemungkinan kerusakan adalah pada kabel fleksibel cartridge yang berada di dalam printer, solusinya adalah dengan cara membongkar printer.
Anda harus mengecek kabel head printer apakah sudah terpasang dengan benar, ada kalanya jika kita sering mencopot kabel head printer maka ujung kabel data akan mengelupas atau sobek. Jika kita tancapkan ke socket head tidak akan terhubung dengan benar sehingga akan muncul error cartridge tidak terdetect.
Cek kabel data apakah konslet atau tidak, biasanya konslet diakibatkan oleh kebanjiran tinta. Bongkar head printer bersihkan pinnya kemudian pasang lagi. Cek Fuse atau sekring di mainboard apakah putus atau tidak, ganti fusenya (bisa diganti dengan 1 kabel serabut atau ganti dengan fuse biasa 0.2 A tetapi harus dimodif supaya dapat terpasang misalnya ditambah kabel panjang dan ujungnya dipasang sekring , sehingga apabila putus lagi tidak perlu bongkar mainboarnya tetapi tinggal pasang sekringnya saja).

Demikian tutorial Ink Cartridge Cannot be recognized dari TUTOR HEBRING, semoga bermanfaat.

Monday

Memperbaiki Printer Mati total

printer mati

Jika anda mengalami, ketika akan mengeprint dan kita tekan tombol Power di printer ternyata printer tidak menyala atau bahkan cuma menyala sedetik kemudian mati lagi.
Pertama saya pikir kabelnya saja kurang pas di socketnya, setelah saya coba memasang ulang kabel powernya kemudian saya coba untuk menghidupkan printernya lagi tetapi tetap saja printer tidak mau hidup. Saya coba lagi mengganti dengan kabel power baru atau mengencangkannya tapi hasilnya sama yaitu printer tidak mau hidup. Saya pikir mungkin printernya rusak dan tidak bisa dipakai lagi, solusinya adalah kita bisa memperbaiki sendiri tanpa harus dibawa ke tukang service.
Permasalahan atau kerusakan yang terjadi pada kasus ini adalah :

1. Jika Printer tidak mau nyala atau lampu power tidak menyala sama sekali atau istilahnya mati total, maka kebanyakan yang rusak adalah Dioda di dalam mainboardnya. Dioda ini bentuknya kotak persegi warna hitam ukurannya ± 2 mm x 7 mm seperti ini : Dioda SS16 cocok bila diganti dengan Dioda seri SS16.
Sebelum diganti maka sebaiknya ditest dulu dengan multitester, pilih VDC (untuk mengetes Volt arus searah).
Pin tester positif hubungkan dengan ujung dioda dengan tanda garis putih dan pin negatif tester hubungan ujung dioda satunya. Lihat di multitester seharusnya jarum meter bergerak. Kemudian pin tester kita balik yaitu pin negatif tester hubungkan dengan ujung dioda warna garis putih dan pin positif tester hubungkan pada ujung dioda satunya, lihat di jarum meter seharusnya diam atau tidak bergerak. Jika hasilnya seperti itu maka dioda masih normal dan bagus. Jika dites bolak balik ternyata jarum meter bergerak semua maka menandakan bahwa dioda telah rusak.
Perhatian! : Jangan mengganti dioda yang rusak ini dengan Dioda silinder biasa karena walaupun printer bisa nyala pada akhirnya akan merusak komponen lainnya. Biasanya komponen yang akan rusak adalah IC motor yang biasanya akan keluar bunyi mencicit dan kalau sudah parah maka mainboard yang akan terbakar.


2. Jika Printer mau menyala tetapi cuma 1 detik kemudian mati lagi maka yang rusak adalah Power Supply. Penyebabnya adalah listrik bisa masuk dan menghidupkan lampu power, tetapi kemudian tegangannya drop sehingga printer mati lagi. Saya pernah mengalami hal seperti ini, dan pada kasus ini solusinya adalah saya mengganti dengan Power Supply Printer C90 cocok untuk Epson C90/T11/T20E bentuknya seperti ini :
Power Supply printer epson C90

Setelah diganti akhirnya..... Jreng...jreng....! Printer bisa menyala dan siap dipakai lagi.
Demikian, semoga bermanfaat.

Artikel lain yang berhubungan :

Printer paling bagus murah awet dan bandel
Rahasia printer awet pemakaian puluhan tahun
Solusi Cartridge cannot be recognized



Rahasia printer awet puluhan tahun

printer epson inkjet

Inilah rahasia printer supaya awet dipakai untuk mencetak sampai puluhan tahun seperti pengalaman saya memakai printer legendaris ini.
Salah satu printer Andalan saya setelah printer type lainnya yang saya miliki dan masih dipakai sampai tahun 2015 ini adalah  PRINTER EPSON C45, kenapa printer ini? bukankah printer ini sudah kuno karena masih memakai 4 warna saja yaitu C,M,Y,B atau Biru, Merah, Kuning, hitam. dan mempunyai sedikit head nozzle yaitu 48 Nozzels (Black)
3 x 15 nozzels (Cyan, Magenta, Yellow) serta resolusi masih kecil yaitu 2880 x 720.
Baiklah, alasannya adalah saya membeli printer ini pada tahun 2004 seharga Rp. 550.000,- dan masih saya pakai sampai saat ini tahun 2015. Bayangkan berapa tahun umur printer ini? ya..!. sudah berumur 11 tahun.!
Pasti jarang dipakai pantas saja awet. Oh ya.! benarkah!?. Salah satu ciri printer inkjet adalah kalau tidak rutin dipakai maka headnya akan buntu jadi tidak bisa buat mengeprint lagi atau rusak. Saya rutin memakai printer ini buat mengeprint text saja. Sebulan saya mencetak sebanyak 3000 lembar lebih, jadi rata-rata per hari adalah 100 lembar. Yah.. bukan jumlah yang sedikit.
Namun tidak setiap hari saya mencetak, tetapi rata-rata setiap 2 sampai 4 hari sekali saya mencetak. Jadi kalau setiap 2 hari sekali saya mencetak maka sekali cetak adalah sebanyak 200 lembar, kalau setiap 4 hari sekali saya mencetak maka sekali cetak adalah sebanyak 400 lembar dan bahkan saya mencetaknya tanpa henti. Tentunya dari tahun 2004 s/d 2015 tidak semulus itu pasti ada masalah-masalah antara lain Ngeblink atau lampu merah berkedip, Cartridge cannot be recognized, dan masalah lainnya dan bisa saya perbaiki semuanya sendiri, kecuali pernah sekali harus ganti cartridge karena rusak seharga Rp. 175.000,- dan saya baru tahu beberapa waktu kemudian kalau ada dijual terpisah chipnya saja yang harganya cuma Rp. 30.000,- namun karena sudah terlanjur beli ya sudahlah, toh sudah menghasilkan banyak uang dari printer ini selama 11 tahun, sudah menghasilkan puluhan juta rupiah.
Saya hitung saja pendapatan bersih perbulan dari printer ini Rp. 500.000,-.  Jadi perhitungannya Rp. 500.000 x 12 bulan x 11 tahun = Rp. 66.000.000,- (enam puluh enam juta rupiah). Wow..Jumlah yang cukup besar jika uangnya terkumpul dan tidak digunakan, hehehe.

Rahasia agar printer awet pemakaian hingga puluhan tahun adalah kita harus sering memakai untuk mencetak, jadi kalau jarang dipakai buat mencetak bisa mengakibatkan head menjadi buntu akibat tinta mengering. Oleh karena itu maka minimal setiap dua hari sekali kita harus mengeprint satu lembar. Bila tidak ada yang perlu dicetak maka lakukanlah head cleaning, fungsinya untuk menghindari lobang nozzle dari penyumbatan.
Cara melakukan head cleaning bisa melalui menu Maintenance Head cleaning pada menu printer properties.

Saya bagikan juga pengalaman saya memakai beberapa merk printer ternama, yang akhirnya dapat menjawab beberapa pertanyaan dari para pengunjung blog mengenai pencarian tentang :

Printer paling awet dan murah
Printer paling bagus tahan lama
Printer paling bandel dan murah
printer paling murah
Printer paling cepat
Printer paling hemat

Berikut jawabannya, info selengkapnya kunjungi link di bawah ini :

http://tutorhebring.blogspot.com/2015/01/printer-paling-bagus-murah.html

NB: Sejak April 2015 Printer Epson C45 milik saya sudah dipensiunkan gan, sekarang saya memakai printer Canon iP2770 tanpa infus, sehari untuk mencetak 300 lembar berisi text saja.

Kenapa saya ganti printer yang sebelumnya printer Epson menjadi Canon, berikut alasannya :
Kelebihan dan kekurangan printer Canon

Demikian tutor "Rahasia Printer Awet puluhan tahun" sekaligus pengalaman dari saya, semoga bermanfaat.

Terima kasih.